Bangkok — Seri Grand Prix Thailand di ajang MotoGP telah memastikan masa depannya setelah resmi memperpanjang kontrak penyelenggaraan di Sirkuit Chang International Circuit, Buriram, hingga musim 2031. Kesepakatan ini diumumkan oleh pihak penyelenggara dan pemerintah Thailand pada 12 November 2025, mencakup lima musim tambahan dari 2027 sampai 2031. The Official Home of MotoGP+2CNA+2
Sebelumnya kontrak Thailand sebagai tuan rumah MotoGP dijadwalkan berakhir pada 2026 atau 2027. Namun lewat perundingan dengan Dorna Sports, pemegang hak komersial MotoGP, akhirnya resmi diperpanjang hingga 2031. Reuters+1
Alasan dan dampak ekonomi
Pemerintah Thailand menyebut bahwa perpanjangan kontrak ini bukan sekadar soal olahraga, tetapi bagian dari strategi pariwisata dan ekonomi nasional. Anggaran sekitar 3,9 miliar baht (≈ US$119 juta) telah disetujui Kabinet Thailand untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP selama lima tahun ke depan. Thailand PR Department+1
Gubernur Sports Authority of Thailand, Gongsak Yodmani, menegaskan bahwa “GP Thailand lebih dari sekadar balapan; ini alat strategis yang mendorong pariwisata olahraga, menciptakan nilai ekonomi langsung dan tidak langsung melalui sektor hotel, transportasi dan rantai pasok”. The Official Home of MotoGP
Kekuatan pasar ASEAN & pertumbuhan MotoGP
CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, memuji peran GP Thailand dalam kalender MotoGP dan menyebut Asia Tenggara sebagai “kunci” bagi pertumbuhan olahraga ini. “Sejak pertama kami ke Buriram pada 2018, GP Thailand terus berkembang menjadi acara yang semakin penting dan mengesankan,” ujar Ezpeleta. detiksport+1
Data menunjukkan bahwa ajang ini menarik animo tinggi penonton lokal maupun internasional, dengan tribun yang sering terisi penuh dan pengalaman penonton yang kini menjadi salah satu yang terbaik. Hal ini turut mendorong daya tarik Thailand sebagai tujuan pariwisata olahraga.
Tantangan yang dihadapi
Meski perpanjangan dilakukan, sejumlah tantangan tetap ada. Penyelenggaraan MotoGP dalam skala besar membutuhkan infrastruktur, keamanan, dan pengalaman logistik yang tak mudah. Pemerintah Thailand perlu memastikan bahwa fasilitas sirkuit, akses transportasi, dan layanan penggemar terus ditingkatkan untuk menjaga reputasi acara.
Selain itu, persaingan dengan negara‑negara lain yang memperebutkan tuan rumah MotoGP semakin ketat. Thailand harus menjaga keberlanjutan sponsor, kerjasama dengan Dorna, serta menjaga agar acara tetap relevan dan menguntungkan dari sisi bisnis.
Implikasi bagi Indonesia dan region ASEAN
Perpanjangan kontrak MotoGP Thailand hingga 2031 turut memberikan dampak bagi kawasan ASEAN, termasuk Indonesia. Indonesia yang telah menjadi tuan rumah MotoGP di Sirkuit Mandalika bisa melihat dirinya sebagai bagian dari cluster balap motor internasional di Asia Tenggara. Kolaborasi lintas negara dalam penyelenggaraan, promosi, dan pariwisata olahraga menjadi lebih terbuka.
Kesimpulan
Keputusan Thailand memperpanjang kontrak penyelenggaraan MotoGP hingga 2031 di Sirkuit Chang Buriram merupakan langkah strategis yang memperkuat posisi negara tersebut sebagai pusat pariwisata olahraga di Asia Tenggara. Dengan dukungan anggaran besar, animo penggemar yang tinggi, dan fokus pemerintah nasional terhadap event besar, GP Thailand siap mempertahankan reputasi sebagai salah satu seri paling dinanti. Ke depan, pelaksanaan yang konsisten dan inovasi penyelenggaraan akan menentukan apakah langkah ini benar‑benar membawa keuntungan jangka panjang bagi Thailand dan region ASEAN secara keseluruhan.